Rabu, 18 Mei 2016

sejarah multimedia



Sejarah Multimedia

Istilah multimedia berawal dari teater, bukan komputer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium sering kali disebut pertunjukan multimedia. Pertunjukan multimedia mencakup monitor video, synthesized band, dan karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukan. Sistem Multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenal¬kannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987, dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual Connec¬tion (AVC) dan video adapter card bagi PS/2. Sejak permulaan tersebut, hampir setiap pemasok perangkat keras dan lunak melom¬pat ke multimedia. Pada 1994, diperkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia di pasaran.
Citra visual dapat dimasukkan ke dalam sistem dari paket perangkat lunak yang menyatukan digital, dan dari kamera video, pita dan piringan video, dan scanner optik. Input audio dapat dimasukkan melalui mikrofon, pita kaset, dan compact disk. Output visual dapat ditampilkan di layar komputer dan di monitor televisi yang tersambung. Output audio dapat disediakan oleh alat output suara, speaker stereo, dan headset. Pada 1990, harga sistem multimedia yang lengkap berkisar $10.000, tapi harganya sejak itu menurun, membuat teknologi itu dalam jangkauan perusahaan kecil yang benar-benar membutuhkan. Namun, harga perangkat keras tidak mencerminkan total biaya untuk Multimedia dalam makalah buku ini  digunakan untuk menjelaskan suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan alat-alat lain seperti televisi, monitor video dan sistem piringan optik atau sistem stereo - semua dimaksudkan untuk menghasilkan penyajian audiovisual penuh. Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya daripada media tabel dan grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak, atau animasi, dan mendengar suara stereo, perekaman suara,atau musik.

Rabu, 11 Mei 2016

15 Cara Merawat Flashdisk Agar Awet dan Tahan Lama

15 Cara Merawat Flashdisk Agar Awet dan Tahan Lama - Kali ini admin IK akan berbagi tentang pengetahuan flashdisk dan cara merawat flashdisk, harap di simak. Data Anda merupakan harta tak ternilai harganya. Hindari kerusakan flashdisk untuk menjaganya.

Disket? Masa jabatannya telah berlalu flashdisk menggantikan tugasnya sekarang. Ada sebuah joke tentang popularitas flashdisk, konon di Pedalaman desa banjar flashdisk telah menjadi pengganti uang kembalian yang biasanya memakai permen hehehe Just Kidding. Karena itulah kali ini kita akan membahas tentang 15 Cara Merawat Flashdisk Agar Awet dan Tahan Lama. Betapa pentingnya flashdisk, gemas rasanya jika data-datanya harus hilang hanya karena kita salah cara merawat dan menjaganya. Apalagi saat Anda membutuhkannya untuk install netbook dengan flashdisk. So, inilah tips komputer agar flashdisk kita lebih awet dan tahan lama sehingga datanya sehat dan selamat.

Inilah 15 Cara Merawat Flashdisk Yang Benar Agar Awet dan Tahan Lama:

1. Jauhkan dari medan magnet tinggi seperti speaker komputer agar penyimpanan data tidak terganggu.

2. Simpanlah flahs disk kita di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor dan berkarat.

3. Selalu backup data dari flashdisk ke dalam komputer yang dilindungi anti virus agar keamanan data terjamin.

4. Setelah kita gunakan di komputer lain scan dengan antivirus agar aman dari virus yang terbawa.

5. Hindari memukul-mukulkan dan menjatuhkan flashdisk agar komponen di dalamnya tidak rusak.

6. Jaga flashdisk dari suhu panas dan dingin yang berlebihan agar komponen tidak rusak.

7. Periksalah saku Anda sebelum pakaian Anda cuci, jangan sampai flashdisk terendam ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air.

8. Eject atau stop untuk mematikan flashdisk terlebih dulu sebelum kita cabut.

9. Dianjurkan tidak mengedit file yang ada di flash disk secara langsung, sebaiknya kopi dan editlah dalam hard disk, baru anda simpan kembali kedalam flashdisk setelah selesai.

10. Jagalah hologram, bungkus flashdisk dan simpan nota pembelian dengan baik untuk keperluan garansi.

11. Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis.

12. Jika ada waktu defrag flash disk anda agar kinerja flashdisk lebih optimal.

13. Agar tidak mudah jatuh dan hilang, belilah tali flashdisk dengan warna mencolok.

14. Selalu Ejectlah flashdisk Anda sebelum mencabutnya dari komputer atau laptop Anda

15. Jagalah agar tutup flashdisk Anda tidak hilang, berilah tali atau belilah flashdisk yang tutupnya terjamin keamanannya. Sebab hilangnya tutup flashdisk dapat menyebabkan debu mengotori konektor yang ada didalamnya.